Yogyakarta, 15 Mei 2011.
BSMI Cabang Sleman mengerahkan timnya untuk memberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma kepada masyarakat sekitar perumahan Graha Indah Sejahtera. Peserta pelayanan kesehatan merupakan anggota pengajian di mesjid kompleks tersebut. Tak banyak yang ingin saya bicarakan karena reportase secara video telah dipublish oleh Humas BSMI Propinsi Yogyakarta. Namun memang banyak hal unik yang terjadi, mulai dari dimarah-marahi oleh peserta karena mereka terlalu lama menunggu obat, salah menyebut nama, sampai makan soto sokaraja dua mangkuk. Ada-ada saja yang terjadi di pelayanan kesehatan kali ini
Harapan yang sempat saya tangkap dari panitia pelaksana adalah terbentuknya klinik kesehatan di sekitar wilayah mereka. Sepertinya mereka juga merindukan acara yang bertemakan kesehatan di wilayah mereka. Kami juga menangkap bahwa masyarakat sekitar masih belum memahami bahwa masyarakat miskin sekarang dapat memperoleh jaminan kesehatan. Unik saat salah satu dokter kami mendapati pasien dengan hernia yang cukup besar dan harusnya dibawa ke rumah sakit untuk diobati. Bisa jadi ini merupakan peluang bagi dokter-dokter BSMI mendirikan klinik kesehatan di daerah tersebut.
Acara pelayanan kesehatan ditutup dengan makan-makan bersama dan ramah tamah dengan panitia penyelenggara setelah kami menyelesaikan pemberian obat kepada 106 peserta pelayanan kesehatan. Cukup melelahkan tapi bagi kami ini adalah sebuah reuni. Beberapa dari kami pun juga sudah lama tidak melakukan pelayanan kesehatan dan berinteraksi dengan masyarakat.
Dalam perjalanan pulang, teringat kisah Umar yang menghantarkan sekarung beras kepada rakyatnya yang kelaparan. Memang kami tak sekuat dan se-amanah Umar, tapi semangat kami untuk meniru jejak perjuangan beliau dalam menyebarkan kasih sayang dalam agama ini kepada semua insan. (PS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar